Undangan Pernikahan, Kartu Undangan, Undangan Unik, Undangan Murah » Contoh Undangan Pernikahan Resmi Bahasa Inggris

Hari Ini:

Selasa 25 September 2018

Jam Buka Toko:

08:00 s/d 21.00 WIB

Telpon:

0878-3816-1150

Whatsapp:

0857-4081-2002

BB Messenger:

D008D475

Email:

layanankedaigrafis@gmail.com

Layanan Online:

kedai.grafis

Pembayaran Melalui

Rek : 0373017385
An. yosef satria dewata
Rek : 1370002369995
An. yosef satria dewata
Rek : 0285397454
An. yosef satria dewata
Rek : 105601003481508
An. yosef satria dewata

Contoh Undangan Pernikahan Resmi Bahasa Inggris Kategori: jogja » Murah » Penikahan » Undangan Hardcover

Contoh Undangan Pernikahan Resmi Bahasa Inggris Reviewed by admin on . This Is Article About Contoh Undangan Pernikahan Resmi Bahasa Inggris

Contoh Undangan Pernikahan Resmi Bahasa Inggris,Contoh Undangan Pernikahan Mewah Dan Unik,Blangko Undangan Murah Jakarta,Cetak Undangan Aqiqah. Undangan pernikahan islami atas menggunakan warna hitam yang dipadukan dengan cream untuk warna tampilanya. Di bagian cover terlihat desain hiasan menerapkan batik berpola untuk background utamanya. Di bagian isi undangan dibuat sederhana dan elegan dengan hotprint gold untuk bagian nama […]

Rating:
0% stars Rating : 0% Dari 0 User
Bahan : JasmineHarga: Rp.5.850,00Kode Produk: HC 03
Harga diatas per 1000 pcs
Detail Produk "Contoh Undangan Pernikahan Resmi Bahasa Inggris"

Contoh Undangan Pernikahan Resmi Bahasa Inggris,Contoh Undangan Pernikahan Mewah Dan Unik,Blangko Undangan Murah Jakarta,Cetak Undangan Aqiqah.

Undangan pernikahan islami atas menggunakan warna hitam yang dipadukan dengan cream untuk warna tampilanya. Di bagian cover terlihat desain hiasan menerapkan batik berpola untuk background utamanya. Di bagian isi undangan dibuat sederhana dan elegan dengan hotprint gold untuk bagian nama panjang calon pengantin. Background yang digunakan di bagian dalam lebih simple dengan tambahan ornamen di setiap sudutnya. Dibagian kanan dan kiri terdapat doa Hadist Al-Quran yang lengkap dengan tulisan arabnya.

Untuk keterangan lebih detailnya, undangan pernikahan ini termasuk undangan hard cover satu warna, serta berbentuk lipat 3. Undangan nikah ini memiliki ukuran 15 x 15 cm. Jenis kertas yang digunakan sebagai bahan dasar undangan ini adalah jenis kertas jasmine cream.

Pemesanan wedding card di tempat kami, kami layani secara online dan offline. Untuk anda yang ingin memesan secara online silahkan hubungi kami di nomer berikut ini SMS/WA 0857 4081 2002, 0878 3816 1150, Pin BB D008D475 atau kirimkan email ke layanankedaigrafis@gmail.com.

Untuk anda yang sedang berada di Yogyakarta dan ingin langsung datang berkunjung memesan kartu undangan nikah, silahkan datang ke alamat Jl.Perum Candi Gebang 2 no.22 atau di outlet cabang kami di Jl. Kaliurang km 5.

 

Konsep resepsi pernikahan di Indonesia lazimnya adalah datang-salaman-makan-pulang. Pengantin ‘dipajang’ di pelaminan selama kurang lebih 2 jam dengan diapit dua pasang orang tua di sisi kanan dan kiri. Tamu yang datang akan langsung menuju pelaminan, bersalaman (beberapa ada yang foto bersama sampai selfie), kemudian turun untuk menikmati hidangan, setelah kenyang lalu pulang.

Selalu begitu. Bahkan, saking banyaknya tamu yang diundang, ada yang harus rela antri hanya untuk bersalaman dengan kedua mempelai. Tak ada yang salah dengan itu semua. Namun, bagaimana jika kita mencoba konsep baru? Bukan untuk merusak tradisi, tapi lebih kepada efisien waktu, tempat serta keintiman antara yang punya acara, dalam hal ini pengantin dan orang tua, terhadap tamu undangan yang hadir.

Mingle (dibaca: minggel) memiliki arti berbaur. Resepsi pernikahan dengan konsep ini adalah yang dilakukan pada hampir setiap pernikahan orang barat. Bukan berarti ingin kebarat-baratan, tapi ternyata konsep ini punya beberapa keuntungan, lho. Nggak percaya? Nih, Hipwee Wedding beri tahu, ya!

1. Anti bosan karena nggak cuma bisa duduk di pelaminan saja

Memang sudah mengakar dan jadi tradisi, duduk di pelaminan sambil menunggu tamu yang datang adalah yang biasa kita lihat saat pergi kondangan. Dengan mengusung konsep mingle pada resepsi pernikahan, kamu bakal jauh dari rasa bosan karena nggak cuma bisa duduk di pelaminan saja, tapi bisa keliling ke penjuru venue sembari beramah-tamah dengan undangan yang hadir.

2. Pengantin dan orangtua sama-sama bisa menikmati hidangan yang ada

Biasanya, yang punya acara alias pengantin dan juga orang tua malah tidak bisa menikmati hidangan yang disajikan karena sudah keburu habis oleh undangan. Kalaupun sudah disediakan pihak katering di meja VVIP, rasanya sudah tak nikmat karena menyantapnya di akhir acara saat tamu-tamu tak lagi ada di tempat dan para vendor memberesi dekorasinya. Dengan konsep mingle, kamu akan leluasa untuk mencoba menikmati semua hidangan yang tersedia, bahkan sambil bercanda ria dengan teman dan kerabat yang datang. Seru sekali, bukan?

3. Lebih intim dengan tamu undangan yang hadir

Berbaur dengan tamu undangan tentu tujuan utamanya adalah agar lebih dekat dan lebih akrab. Tak hanya sekadar salaman kemudian sudah, namun mingle membuat pengantin bisa punya waktu yang lebih leluasa untuk say hi, mengobrol barang sebentar dan tentunya berterimakasih karena sudah menyempatkan hadir. Selain itu, momen mingle ini juga dijadikan sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu atas doa restu yang telah diberikan. Peribahasa ‘tamu adalah raja’ berlaku kali ini.

4. Hemat karena tidak perlu banyak biaya untuk dekorasi pelaminan

Pada dasarnya, konsep mingle yang dilakukan di Indonesia ada 2 jenis. Yang pertama setengah mingle, di mana pada satu jam awal, pengantin dan orang tua berada di pelaminan dengan menerima tamu secara salaman, sedang 1 jam terakhir pengantin turun dari pelaminan untuk berbaur bersama tamu.

Yang kedua adalah full mingle. Dimana sejak dimulai, pengantin sudah langsung berbaur dengan undangan yang hadir. Konsep ini akan menghemat biaya karena tidak perlu membayar dekorasi untuk pelaminan. Seperti yang dilakukan Tyas Mirasih yang baru saja menikah akhir pekan lalu. Serunya, kita jadi bisa berfoto di semua sudut lokasi pernikahan.

Namun untuk mengambil konsep ini, kamu perlu memperhatikan venue dan juga jumlah undangan yang akan hadir. Karena idealnya, konsep mingle cocoknya diterapkan pada resepsi pernikahan dengan tamu undangan maksimal sekitar 500-an orang dengan lokasi pernikahan yang memungkinkan dilakukannya konsep mingle seperti restoran atau outdoor.

 

5  972

​​